Pasanggiri Seni Sunda ke XIV Se Jawa Barat Lisma Universitas Pasundan

kegiatan LBS UNPAS
February 22, 2017
LBS Menyelenggarakan Seminar “Alam Fisik Jeung Hayati Dina Kahirupan Urang Sunda”
June 6, 2017

Pasanggiri Seni Sunda ke XIV Se Jawa Barat Lisma Universitas Pasundan

Usai sudah hajatan Lingkung Seni Mahasiswa (Lisma ) Unpas yang berlangsung selama lima hari, 13 – 18 maret 2017. Kegiatan ini disebut Pasanggiri Seni Sunda Lisma Unpas ke XIV Se Jawa Barat yang mengusung tema “Ngamumule Seni Sunda Pikeun Ngawujudkeun Urang Sunda nu Wani Tandang tur Tanding Lincah jeung Dinamis”. Pasanggiri ini diikuti para siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK se-Bandung Raya.

Dikatakan Ketua Pelaksana Kegiatan, Seli Marsiliane bahwa seni Sunda yang diperlombakan meliputi Maca Sajak, Tari Jaipong, Anggana Sekar, Tari Tradisi Tunggal, dan Tari Tradisi Rampak. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di kampus II Unpas, Jalan Tamansari, Bandung.

Sementara itu Ketua Umum Lisma, Radell Armada, menjelaskan tujuan diadakannya pasanggiri antara lain: 1. Kanggo ngarojong budaya Sunda anu hampir kagerus ku perobihan jaman, 2. Kanggo ngaraketkeun mahasiswa Unpas, 3. Menumbuhkan pelestarian supaya tidak punah, 4. Membimbing persatuan supaya wani tandang, 5. Menciptakan regenerasi Sunda.

Pasanggiri sekarang merupakan kegiatan ke-14 yang dilaksanakan Lisma secara rutin saban tahun. Tujuannya antara lain untuk mengembangkan dan melestarikan kesenian Sunda, mewujudkan remaja Sunda yang berani tampil, meningkatkan rasa kesenian terhadap seni Sunda, sebagai media pengembangan minat dan bakat remaja, dan sebagai kegiatan untuk mewujudkan eksistensi budaya tradisi di tengah budaya moderen.

Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom, membuka pasanggiri ini didampingi Wakil Rektor III Unpas Dr. Deden Ramdhan, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Atang Hermawan, SE, MSIE, Ak, Ketua Prodi Hubungan Internasional Dr. Ade Priangani, M.Si. , perwakilan dari Disparbud Kota Bandung serta para pengurus Lisma.

Pada sambutannya Rektor Unpas mengatakan, ia sangat mendukung sekali kegiatan pasanggiri yang sekarang maupun akan datang, karena seni Sunda merupakan jatidiri orang Sunda. “Urang kembangkeun deui budaya Sunda khususna di Unpas, sesuai dengan Visi dan Misi Unpas, “ Luhung Elmuna, Pengkuh Agamana, Jembar Budayana” kata Rektor.

Setelah berlomba untuk menampilkan masing-masing kreasi peserta, maka pada Sabtu 18 Maret 2017 dilangsungkan penutupan, sekaligus pembagian hadiah untuk para juara. Acara penutupan yang dilangsungkan siang hari ini dihadiri Warek III Unpas, Dr. Deden Ramdan, M.Si. serta para pejabat lainnya, khususnya di lingkungan Biro Kemahasiswaan.

Selain pasanggiri ,Lisma Unpas juga menyerahkan penghargaan (pangajen) kepada inohong yang berdedikasi tur ngamumule kana budaya Sunda, yaitu kategori “Lisma Award” diberikan kepada 1. Dedi Mulyadi, SH (Bupati Purwakarta) kategori tokoh muda, 2. Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M,Si kategori Akademisi, 3. Dr. T. Subarsyah, Sp-1, S.Sos, MM kategori Aktivis serta alm. Hidayat Suryalaga.

Pemberian penghargaan kepada Dr. T. Subarsyah, SH, S.Sos., Sp.-1, MM yang menjabat Warek II Unpas, dikaitkan dengan jasa yang bersangkutan sebagai perintis dan peletak dasar Lisma. Semasa mahasiswanya, Subarsyah dikenal sebagai aktivis Lisma. Dan ketika sudah menjadi pejabat di Unpas pun ia selalu mencurahkan perhatian terhadap organisasi kesenian tersebut.

Subarsyah, dalam sambutannya dalam bahasa Sunda mengemukakan, “Sim kuring seja ngahaturkeun nuhun ka para patandang anu tos ngadedel pasanggiri ka –XV, Alhamdulillah ti simkuring nuju mahasiswa keneh can kantos aya gagasan pasamon pamintonan pinunjul kahiji dugi ka 14 anu dikasetkeun, kalintang saena upami dikasetkeun teras dipintonkeun. Smkuring teu nyangki teu ngimpi- ngimpi acan bakal kenging pangajen “Lisma Award” margi ti ngawitan simkuring aktif di Lisma teu aya pamrih hoyong kenging pangajen, kukituna pangajen ieu sanes kangge simkuring tapi kangge dulur anu masih keneh ngokolakeun budaya Sunda.”

Warek III Unpas Dr. Deden Ramdan, M.Si pada sambutan penutupan pasanggiri mengemukakan, penyelenggaraan pasanggiri seni Sunda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Visi dan Misi Unpas. Karena itu, Rektor Unpas dan para pemangku kepentingan lainnya di Unpas sangat memberikan apresiasi, serta menyampaikan penghargaan baik kepada jajaran panitia maupun seluruh peserta.

Comments are closed.