laporanlbs

Rektor Unpas Prof. Dr. Eddy Jusuf meresmikan “Panggung Alit LBS” di kampus utama Unpas, Jl Dr. Setiabudhi 193 Bandung, Rabu (15/10). Peresmian tempat pagelaran seni Sunda itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dalam bahasa Sunda yang menyatakan keberadaan panggung dan fungsinya.

Rektor Unpas sedang menyampaikan sambutan dalam peresmian "Panggung Alit LBS" (Foto: Hawe Setiawan)

Rektor Unpas sedang menyampaikan sambutan dalam peresmian “Panggung Alit LBS” (Foto: Hawe Setiawan)

Lembaga Budaya Sunda (LBS) adalah lembaga di lingkungan Unpas yang mengkhususkan kegiatannya dalam bidang pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan. Dalam beberapa bulan terakhir, pengelola LBS menata ulang sekretariatnya di gedung rektorat untuk memperlancar kegiatannya.

Pada kesempatan itu Ketua LBS Unpas Hawe Setiawan mengatakan, sebagai salah satu lembaga di lingkungan Unpas, LBS sejauh ini melangsungkan dua program rutin, yaitu mementaskan karawitan Sunda dan membuka forum informal untuk membahas berbagai aspek kebudayaan Sunda. Kedua kegaitan itu dilangsungkan di sekretariat LBS yang kini dilengkapi dengan panggung alit (panggung kecil).

Acara yang dihadiri sekitar 40-an orang yang meliputi jajaran pimpinan Unpas dan tamu dari luar kampus itu juga diperkaya dengan orasi kebudayaan oleh Dr. Acep Iwan Saidi, pemerhati budaya dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam orasi tertulisnya yang dibacakan secara memukau, Acep menggambarkan pergeseran yang mengkhawatirkan dalam pendidikan di Indonesia dewasa ini, yaitu dari pendidikan yang menekankan pembentukan karakter ke arah pendidikan yang menekankan keterampilan teknis. Ia mengingatkan hadirin akan pentingnya “meninjau diri sendiri” dalam kerangka kerja berat mengembalikan proses pendidikan bangsa ke dalam nilai-nilai budaya.

Selain orasi kebudayaan, ada pula pembacaan fiksimini basa Sunda, bentuk baru karya sastra berbahasa Sunda yang belakangan dikembangkan oleh para pengarang yang memanfaatkan jejaring sosial, oleh penyair dan pengarang Hadi AKS. Sementara itu, aktor kawakan Yayat Hendayana mendeklamasikan tiga puisi karya almarhum Wahyu Wibisana.

Di atas panggung kecil itu sendiri, sejumlah karyawan Unpas, di bawah arahan staf LBS Agus Suherman, memainkan gamelan klasik untuk mengiringi sejumlah komposisi Sunda.

Acara yang dipandu oleh Sekretaris LBS Unpas Irwan Saleh Indrapradja itu dipungkas dengan mempersilakan hadirin menikmati sajian tumpeng.*** (Hawé Setiawan)

 

October 16, 2014

Rektor Unpas Resmikan “Panggung Alit LBS”

Rektor Unpas Prof. Dr. Eddy Jusuf meresmikan “Panggung Alit LBS” di kampus utama Unpas, Jl Dr. Setiabudhi 193 Bandung, Rabu (15/10). Peresmian tempat pagelaran seni Sunda itu […]
September 27, 2014

LAPORAN KEGIATAN LEMBAGA BUDAYA SUNDA PRIODE 2014

[ultimatetables 3 /]
September 27, 2014

LAPORAN KEGIATAN LEMBAGA BUDAYA SUNDA PRIODE 2013

[ultimatetables 2 /]
September 27, 2014

LAPORAN KEGIATAN LEMBAGA BUDAYA SUNDA PRIODE 2012

[ultimatetables 1 /]